Pesan Rindu


 

Dik, kamu gak rindu kami?

Sungai yang dulu sempit nan dangkal, sekarang bertambah merekah 

dikelilingi teratai putih dan merah

yang mekar sebelum keramaian pecah.


Dik, kamu gak rindu kami?

Petak yang dulu kosong, hangus terbakar api

sekarang rimbun riuhnya untai padi

berwarna keemasan bak mahkota sang putri.


Dik, kamu gak rindu kami?

Pohon kelapa gundul dekat pematang,

kini lebat buahnya tak tertangguhkan.


Dik, kamu gak rindu kami?

Gubuk kecil tepi sungai, sekarang makin sepi

kadang angin, kadang kodok, kadang pula hanya jangkrik

yang singgah menempati.


Sungainya sudah tambah bagus

Padinya sudah waktunya panen

Kelapanya sudah banyak buahnya

Dik, kamu gak rindu kami disini?


Blitar, 21 September 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Computer Vision Syndrome: Sindrom yang Semakin Marak di Era Digital

Sepuluh Kata Paling Banyak Muncul dalam Al-Qur'an

Cerbung: Candrasengkala (Bag. 7-Tamat)