Cerbung: Candrasengkala (Bag. 7-Tamat)
“Hm? Siapa?” Matanya masih terpejam ketika menjawab sebuah telepon dari nomor yang tidak dikenal. “Put, sudah bangun? Ayo ikut aku naik ke Puncak Kelud, mumpung cerah.” Suara Aksa pelan terdengar dari balik telepon. Meski begitu, suara itu mampu membuat Putri Sanggramawijaya seketika terbangun dan melompat dari tempat tidur. Hal itu membuat telepon genggamnya terjatuh di kolong meja dekat tempat tidurnya. Baru saja Putri mendapatkan kembali telepon genggamnya, terdengar suara ketukan di pintu yang disusul kemudian suara Aksa dari sana. “Put, aku tunggu di luar ya.”, ucap Aksa tanpa menunggu jawaban Putri. Putri Sanggramawijaya merasa heran. Kemana Si Mbok dan Romo, juga kakek tua? Apakah yang ada di hadapannya ini nyata? Bagaimana mungkin ia kembali ke dunianya, padahal masih tersisa satu tantangan lagi. “Oh ya, Aksa menungguku di luar. Aku harus bergegas.” Putri harus segera bersiap-siap meskipun keraguan masih meliputi dunia yang saat ini sedang ditatapnya. Terpaksa d...