Semut Kecil
Ku lihat seekor semut kecil,
merayap di tembok berjalan miring
membawa remah sisa kemarin
menjingkat-jingkat melawan angin.
Semut kecil, maukah mampir sejenak?
Mengobati gundahku karena langit tak lagi jinak.
Semut kecil, ku buatkan teh atau kopi
Ah, kopi saja bagaimana?
Katanya, paitnya mampu menghapus luka lara
Katanya, warnanya bisa menutup air mata.
Ah, kau tak suka kopi ya?
Biar aku saja.
Blitar, 20 September 2021
Komentar
Posting Komentar