Wanita yang Menutup Jendela
Ku ceritakan kisah, tentang
seorang wanita yang menutup jendela
kala senja menyapa.
Seperti biasa,
Ia tutup jendela,
yang memperlihatkan indahnya
warna langit kala senja menyapa.
Senja yang dulu ia suka,
entah sejak kapan,
telah berubah menjadi sekumpulan sinar oranye,
yang terasa amat hampa.
Seperti biasa,
Ia tutup jendela,
yang mengantar sinar sang surya
menerobos ruang utama,
melewati dedaunan yang bergemerisik diterpa derita.
Seorang anak laki-laki, berdiri
menaiki kursi.
Dibukanya tirai dan jendela, yang
selalu tertutup kala senja menyapa.
"Warna langitnya indah",
ucapnya lugu pada wanita paruh baya,
yang selalu ia panggil ibu.
Wanita itu hanya terdiam, sembari memejamkan mata.
Terlihat sinar kecil yang bercahaya di ujung pelupuk.
"Ibu sedih? Jangan sedih. Aku disini, Ibu."
Kata anak laki-laki pada ibunya
yang menguraikan air mata.
Wanita itu menggeleng.
Mencoba menguatkan diri
untuk tersenyum sembari
menahan tangis.
Menyaksikan senja yang dulu selalu
Ia tatap berdua bersama
seorang lelaki yang ia cinta.
Senja yang kali ini ia nikmati
bersama seorang laki-laki kecil jelmaan kekasihnya,
entah harus ia kecup dengan bahagia,
ataukah dengan nestapa.
Blitar, 17 September 2021
Sedih. Tp suka ❤
BalasHapusBagus... Rasa nya dapat....
BalasHapusSukaa... Bahasanya ringan
BalasHapus